Jumat, 22 Februari 2013

korban menjadi tersangka

setiap kali diri ini berbuat tak pernah benar di mata mu..
apa mungkin memang aku yang salah?
kebenaran selalu ada padamu walau salah
sempat terlintas dalam pikir ku, apa aku di bodohi di permainkan
oleh cinta dan kata-kata janji manis mu?
benar-benar sulit untuk ku menjawab rintihan hati ku ini
apa cinta mu abadi pada ku? apa kaulah lelaki yang ku cari?
mengapa selalu aku yang salah,, kenapa tidak kamu,,
saat bukti telah menguatkan kenyataan salah yang ada padamu
masih sempat kamu membuat ku merasa salah,,
masih sempat kamu mengancam hati dan batin ini dengan syarat yang tidak begitu masuk akal
hanya untuk menutupi kesalahan karena kebohongan mu
beberapa kali ku telah mengetahui permainan mu ini
permainan di dlam hati ini kamu bermain dengan wanita lain di luar sana
ku terima itu aku tak pernah anggap apa yang telah terjadi
bukan aku bodoh ku masih mencintaimu meski hati ini telah kau injak
aku masih bertahan untuk mu dan cinta ini karena aku tau aku tak seperti anak kecil yang mudah berlari saat permen nya di ambil orang
aku selalu menyimpan harapan besar agar kamu berubah, tapi apa yang aku dapat..
hanya rekayasa yang ku lihat,. mata ini sempat tertipu dengan rekayasa hidup mu
berkata satu ternyata beribu-ribu ada di belakangmu..
sadarkah dirimu berbuat seperti itu.. rasa nya seperti mimpi buruk dari tidur ku yang tak pernah bisa bangun lagi dari tidur ku ini.. pahit seperti obat yang terus menempel di lidah..
aku lah korban , tapi kenapa kamu selalu memutar semua nya membuat ku seakan-akan seorang tersangka?
luruskan pandangan mu sayang ada aku di depan mu wanita yang telah lama setia menemani mu
kenapa kamu masih saja melirik kanan kiri..
aku dengan gaun dan bunga di tangan ku bersama keluarga besar aku dan kamu menunggu langkah kaki mu berjalan ke hadapan ku dengan cincin yang kau bawa dan janji setia di dlam hati mu
sayang, berjalan yang lurus dengan langkah yang pasti jangan pernah merasa ragu lagi
aku mohon..! -_-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar